WELCOME TO NAGAMAS69

Nagamas69 Situs Slot Gacor Mudah Menang

MENERIMA SEMUA JENIS PEMBAYARAN

Minimal Deposit 50k Dengan Tingkat Kemenangan 98%

MENANG BERAPAPUN DIBAYAR LUNAS

Privasi Terjaga! Withdraw 1 Menit Cair!

DEPOSIT CEPAT MENGGUNAKAN QRIS

Deposit QRIS Mudah dan Cepat dengan Minimal Deposit 10k

GAGAL GACOR? 100% UANG KEMBALI

Garansi Kekalahan 100% Uang Kembali

Monday, 12 February 2024

Perwira menengah TNI yang mengkhianati negaranya sendiri, Indonesia

Ada seorang perwira menengah TNI yang mengkhianati negaranya sendiri, Indonesia, dengan cara memberikan berbagai informasi rahasia ke mata-mata KGB Uni Soviet. Nama pamen ini adalah Letkol Susdaryanto dari TNI Angkatan Laut, ia melakukan aksinya pada tahun 1970-an hingga 1980-an.


Letkol Susdaryanto menjabat sebagai Kadis Pemetaan, Jawatan Hidro Oseanografi, dan ia memberikan informasi rahasia negara seperti laporan survey Selat Malaka dan Selat Makassar, kerjasama Indonesia Hidros TNI AL dengan berbagai negara di ASEAN, Jepang, dan Amerika Serikat


serta dokumen sensitif yang sangat rahasia seperti laporan internal TNI AL, yang mencangkup laporan tahunan Jahindros, juklak (petunjuk pelaksanaan) anggaran, laporan bulanan intelijen Spam (Staf Umum Pengamanan) Kasal (dalam dan luar negeri) serta laporan bulanan staf operasi Kasal.


Semua ini dilakukan Letkol Susdaryanto dengan imbalan uang sekitar Rp50.000,00 sampai ±Rp600.000,00 dan motifnya pun didasari oleh rasa iri karena dirinya tak kunjung naik pangkat (kariernya tersendat) dan karena alasan ekonomi. Ia divonis 10 tahun penjara pada 1984 dan dipecat.


Peristiwa spionase negara lain yang turut melibatkan seorang perwira TNI nyatanya benar-benar pernah terjadi, karena itu integritas dan loyalitas seorang prajurit harus terus menerus dijaga. Kejadian ini melibatkan atase militer Uni Soviet yang ternyata adalah seorang agen KGB.

Pembelian jet tempur bekas Mirage 2000-5 sudah dibatalkan

Alhamdulillah pembelian jet tempur bekas Mirage 2000-5 sudah dibatalkan, dengan ini saya berharap Kemhan bisa mencari jet tempur alternatif lainnya untuk menutup kekurangan armada jet tempur Indonesia. Solusi yang paling masuk akal adalah F-16 "gurun" alias bekas yang di-upgrade atau dimodernisasi lagi hingga setara dengan konfigurasi F-16 Viper, entah ingin ambil block berapa, yang penting bukan airframe tua dan airframe yang lelah. Rencana upgrade ini harus diikuti oleh F-16 lainnya yang sudah kita miliki, jangan cari single-engine fighter jet lainnya.


Saya ingin masuk ke substansi. Pertama, ini adalah hoaks dan fitnah. Tidak ada pembelian Pesawat Mirage. Walaupun itu (pernah) direncanakan, (tapi) sudah dibatalkan, artinya tidak ada kontrak yang efektif di Kemenhan terkait dengan pembelian Mirage. Jadi secara konten semua yang disampaikan itu jelas fitnah, 
ujar Dahnil dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (10/2).
Sumber berita inikan muncul dari salah satu situs MSN, konten MSN ini kontennya agregator Microsoft dan ambil dari Metanext. Kalau dicek ke Metanext, berita itu tidak ada sama sekali. Dari sisi teknis jelas ini juga diciptakan orang orang tertentu untuk tebar fitnah bagi Prabowo-Gibran terkait dengan pemilihan yang tinggal beberapa hari ke depan,
ujar Dahnil yang juga juru bicara Paslon nomor urut 2 di Pilpres 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu.
Ia juga menyayangkan berita hoaks tersebut dengan mudah dipercayai masyarakat, dan kini menjadi buah bibir di media sosial.

Kemudian (berita ini) dikunyah, sayangnya oleh netizen, di sisi lain beberapa media juga kemudian angkat isu ini, digoreng dan sebagainya tanpa ada upaya untuk menyampaikan bahwa ini hoaks dan fitnah,
paparnya.

Jadi dari tiga sisi itu saja kami ingin sampaikan ini adalah upaya yang busuk dan jahat sekali untuk fitnah Prabowo,
imbuhnya.
Source Click Here 

Thursday, 8 February 2024

Menjinakkan ranjau, dengan cara Rusia 😎!

Menjinakkan ranjau, dengan cara Rusia 😎!

Tapi mungkin jika kurang paham dengan berbagai detail UXO seperti ranjau, akan ada yang berkata tindakan tentara ini sangatlah konyol... Oke jaraknya memang terlalu dekat, tapi prinsipnya tetaplah benar.

Tentara ini "menjinakkan" ranjau yang pada dasarnya tidak bisa dijinakkan, alias harus diledakkan jika ingin menyingkirkannya. Kemungkinan besar ranjau yang sedang ditangani di video-video ini adalah ranjau anti-personel era-Soviet dengan nama PFM-1 series yang berukuran sangat amat kecil, namun tetap mematikan.

Wujud ranjau anti-personel PFM-1 mirip dengan kupu-kupu, bentuknya tidak menyeramkan sehingga sempat "menipu" ribuan anak di Afghanistan sampai menyebabkan kematian atau cacat permanen karena amputasi. Ranjau ini TIDAK BISA dijinakkan, tidak ada mekanisme yang mendukung hal itu.

Rusia "menggelar" atau menebar ranjau PFM-1 via udara, yang biasanya masuk ke dalam 1 kontainer berisi 72 ranjau, lalu saat di darat, PFM-1 akan langsung aktif. Ranjau satu ini sangatlah sensitif, bahkan pressure 5 kgf bisa langsung mengaktifkan ranjau mungil nan-mematikan ini.

Ranjau ini sangatlah ringan, berat totalnya hanya 75 gram saja, dan 37 gram dari berat totalnya adalah bahan peledak VS-6/60D. Yang mematikan dari ranjau ini adalah explosive force upon contact with its victim, jadi efek serpihan atau shrapnelnya cukup minim daripada ranjau lain. 

Monday, 5 February 2024

Momen bersejarah Kerajaan Inggris: kapal perang milik Angkatan Laut meledak dan tenggelam

Momen bersejarah saat kapal perang milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Barham, sebuah Queen Elizabeth-class battleship, meledak dan tenggelam saat perang dunia kedua. 862 krunya meninggal dunia, dan 396 orang berhasil menyelamatkan diri, kalian bisa melihat mereka di video berusaha untuk menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut.

HMS Barham tenggelam setelah dihantam oleh 3 torpedo kaliber 533mm dari Unterseeboot (kapal selam) Type VII/C U-331 yang dikomandani oleh Kapitänleutnant Hans-Diedrich von Tiesenhausen pada 25 November 1941, 31.100 GRT.

Sebagai informasi tambahan, Tiesenhausen bersama U-331 juga diserang oleh pesawat Inggris, hingga akhirnya harus muncul ke permukaan dan menyerah. Tiesenhausen menjadi tawanan perang di Inggris, lalu Kanada, dilepaskan pada 1947 dan lanjut berkarier di sana sampai wafat di 2001.

Saturday, 3 February 2024

Salah satu optik senapan idaman prajurit TNI

Salah satu optik senapan idaman prajurit TNI, Trijicon ACOG 4x ECOS dengan Trijicon RMR reflex sight yang terpasng di atasnya. Jika kedua optik gagal, masih ada backup iron sight offset di kiri optik utama. Ini buatan Amerika Serikat dan harga aslinya sekitar ±36 juta Rupiah 😅



Trijicon terkenal memiliki optik senapan yang terbilang bandel untuk digunakan di medan pertempuran, battle-proven di seluruh dunia. Sebenarnya setup optik dan pemilihan jenis optik itu kembali ke selera masing-masing, namun sulit untuk menolak setup ACOG dan RMR seperti ini.

Reticle pada optik 4x ACOG juga sangat khas dan mudah untuk dipahami, berpendar terus menerus tanpa perlu baterai, hanya mengandalkan tritium/fiber optic yang bisa bertahan hingga ±15 tahun. Jarak 100 hingga 800 meter bisa dilibas, tergantung kemampuan senapan yang kita bawa.

ISRAEL MELAKUKAN KEJAHATAN PERANG

ISRAEL MELAKUKAN KEJAHATAN PERANG (lagi) setelah melakukan operasi militer aktif, untuk mengeliminasi milisi Palestina yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Jenin, Palestina.

Operator pasukan khusus Israel masuk ke rumah sakit, menyamar sebagai tenaga medis dan masyarakat sipil, dan melakukan penyisiran terhadap semua orang yang ada di dalamnya.


Dengan menggunakan compact assault rifle atau carbine berbagai jenis yang bisa disembunyikan, mereka melancarkan aksinya. Melakukan hal seperti ini jelad merupakan kejahatan perang, dan Israel secara sadar tetap melakukannya karena mereka bisa.


Tentara menyamar sebagai sipil atau medis sebenarnya bisa dilakukan jika tujuannya untuk sekedar kabur, tapi jika menyerang seperti ini, jelas kejahatan perang. Jika milisi Palestina dirawat di rumah sakit itu bukan kejahatan perang.

4 Hal yang Sangat Mempengaruhi Felt-Recoil

4 hal yang sangat mempengaruhi felt-recoil saat menembakkan sebuah senapan adalah kaliber amunisi yang digunakan, makin powerful pelurunya, recoil yang dirasakan akan semakin besar

Lalu ada teknik menembak mulai dari posisi kaki sampai cara kita pegang senapannya (posisi popor ke bahu harus tepat)

Kemudian ada muzzle device yang terpasang pada ujung laras senapan, misal pakai compensator atau muzzle brake, itu akan sangat berpengaruh pada kontrol kita ke senapan

Dan yang terakhir adalah mekanisme senjatanya sendiri. Makin banyak gas yang digunakan untuk cycle peluru selanjutnya ke chamber, makin terasa pula recoilnya (plus pedih di mata), lalu makin banyak juga parts senjata yang ikut bergerak dan menghantam parts di belakang senapan, makin terasa juga recoilnya di pundak.


Video Detik-Detik Rusia Kehilangan Kapal Perang

Rusia kehilangan kapal perang mereka (lagi) setelah sebuah Pr 12411M Tarantul III-class corvette "Ivanovets" tenggelam. Kapal ini diserang oleh sekelompok kamikaze USV atau drone permukaan air yang dilengkapi dengan bahan peledak serta detonator. Ada banyak PoV USV yang terlibat.



Project 12411M Tarantul III-class corvette adalah kapal perang era-Uni Soviet yang masih digunakan oleh Rusia. Kapal ini diawaki oleh 50-40 awak (kabarnya ada 37 awak di Ivanovets) dan cukup multirole karena dilengkapi naval gun, meriam anti-kapal dan anti-serangan udara + CIWS.



USV (Unmanned Survace Vessel) sendiri menjadi sering digunakan oleh Ukraina karena mereka pada dasarnya sudah tidak memiliki lagi kapal kombatan untuk berperang, Angkatan Laut tanpa kapal perang. Dengan drone ini mereka bisa melibas kapal kombatan musuh, jika serangan berhasil.



Saat ini masih belum ada kepastian perihal jumlah total awak di dalam kapal, ataupun detail awak yang menjadi korban dan yang ternyata bisa selamat. Semoga para pelaut Rusia yang gugur ini tidak menderita saat mereka kehilangan nyawanya, rest in peace untuk mereka semua 🥀.




Fakta Unik Militer Indonesia yang Mungkin Belum Kalian Tau


Fakta unik militer Indonesia yang mungkin belum kalian tau adalah, jumlah magazine atau tempat peluru yang "normalnya" dibawa ke medan pertempuran adalah 7 magazine kaliber 5.56x45mm NATO per tentara, total ada 210 peluru di dalamnya, tiap magazine memuat 30 peluru, 3.4 kilogram.




Untuk pistol, sebenarnya tidak semua tentara membawa ini, biasanya hanya perwira, atau yang dimandatkan menjadi komandan (danton, danyon, danru, danki), dan bisa juga anggota pasukan khusus berbagai pangkat. Biasanya ada 3 magazine kal 9x19mm yang dibawa, 1 mag sudah terpasang. 



Lagi, jumlah magazine yang dibawa sangat menyesuaikan dengan misi yang akan dijalankan, tapi jumlah magazine tapi adalah jumlah standar yang seharusnya dibawa oleh seorang prajurit TNI di medan pertempuran. Ini mirip dengan yang biasa dibawa oleh tentara AD Amerika Serikat/Army.

Mebahas SS (Senapan Serbu) Amphibious buatan Pindad

 


Mari bahas senapan serbu terbaru Indonesia yang akan dijual ke pasar sipil Amerika Serikat pada tahun ini, dan sebenarnya ini adalah senapan spek pasukan khusus. Namanya adalah SS (Senapan Serbu) Amphibious buatan Pindad.



Seperti namanya, senapan ini dirancang untuk bisa dipakai di darat maupun di BAWAH AIR, yup kalian tidak salah baca, hanya dengan menukar magazine yang berisi peluru khusus bawah air dan geser tuas gas ke settingan bawah air, senapan ini bisa menembakkan peluru di bawah air sejauh 15 meter di kedalaman 5 meter dan 10 meter di kedalaman 20 meter.


Jika operator sudah naik ke permukaan air alias sudah di darat, ia bisa langsung mengganti magazine yang terisi peluru normal kaliber 5.56x45mm NATO, switch pengaturan gas, dan jarak tembaknya akan terdongkrak hingga ±200 - 300 meter. Ini adalah fitur yang cukup langka. 


Belum jelas berapa harga yang dipatok oleh Pindad dan importir umum saat menjualnya di pasar sipil Amerika Serikat, yang pasti SS Amphibious akan dijual sebagai "pistol" tanpa popor, dan selector semi-auto only. Saya sebenarnya tau harga senapan serbu ini di Indonesia, MUAHALL 😂


Indonesia sebenarnya sudah sangat berkembang perihal basis senapan buatan dalam negeri, tidak seperti negara lain seperti Malaysia yang masih tidak bisa berinovasi walaupun punya pabrik senapan yang pernah memproduksi M4 Carbine dan Steyr AUG. Kita kurang inovasi di aksesorisnya.