Alhamdulillah pembelian jet tempur bekas Mirage 2000-5 sudah dibatalkan, dengan ini saya berharap Kemhan bisa mencari jet tempur alternatif lainnya untuk menutup kekurangan armada jet tempur Indonesia. Solusi yang paling masuk akal adalah F-16 "gurun" alias bekas yang di-upgrade atau dimodernisasi lagi hingga setara dengan konfigurasi F-16 Viper, entah ingin ambil block berapa, yang penting bukan airframe tua dan airframe yang lelah. Rencana upgrade ini harus diikuti oleh F-16 lainnya yang sudah kita miliki, jangan cari single-engine fighter jet lainnya.
Saya ingin masuk ke substansi. Pertama, ini adalah hoaks dan fitnah. Tidak ada pembelian Pesawat Mirage. Walaupun itu (pernah) direncanakan, (tapi) sudah dibatalkan, artinya tidak ada kontrak yang efektif di Kemenhan terkait dengan pembelian Mirage. Jadi secara konten semua yang disampaikan itu jelas fitnah,
ujar Dahnil dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (10/2).
Sumber berita inikan muncul dari salah satu situs MSN, konten MSN ini kontennya agregator Microsoft dan ambil dari Metanext. Kalau dicek ke Metanext, berita itu tidak ada sama sekali. Dari sisi teknis jelas ini juga diciptakan orang orang tertentu untuk tebar fitnah bagi Prabowo-Gibran terkait dengan pemilihan yang tinggal beberapa hari ke depan,
ujar Dahnil yang juga juru bicara Paslon nomor urut 2 di Pilpres 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu.
Ia juga menyayangkan berita hoaks tersebut dengan mudah dipercayai masyarakat, dan kini menjadi buah bibir di media sosial.Kemudian (berita ini) dikunyah, sayangnya oleh netizen, di sisi lain beberapa media juga kemudian angkat isu ini, digoreng dan sebagainya tanpa ada upaya untuk menyampaikan bahwa ini hoaks dan fitnah,
paparnya.Jadi dari tiga sisi itu saja kami ingin sampaikan ini adalah upaya yang busuk dan jahat sekali untuk fitnah Prabowo,
imbuhnya.
Source Click Here





0 comments:
Post a Comment